Studi Kelayakan Bisnis Unit “Internet Study and Research”, Kopma Kosuma UNDIP


Studi Kelayakan Bisnis Unit “Internet Study and Research”, Kopma Kosuma UNDIP

  1. Latar Belakang

Perkembangan Usaha Kopma Kosuma UNDIP menghadapai berbagai tantangan kemajuan zaman, dimana teknologi Informasi selama ini berkembang begitu cepat. Menjadikan Kosuma sebagai lembaga kemahasiswaan di bawah Universitas Diponegoro perlu melakukan usaha untuk melakukan peningkatan perkembagan organisasi yang tumbuh dan berkembang Dunia terutama di dalam dunia Pendidikan.

Kebutuhan anggota yang merupakan mahasiswa Universitas Diponegoro adalah mendapatkan informasi yang cepat dan tepat, dari berbagai sumber baik audio visual maupun media cetak.

Kebutuhan informasi melalui internet sudah cukup tidak diragukan lagi sangat dibutuhkan oleh mahasiswa apupun fakultas maupun jurusannya. Dengan jumlah mahasiswa lebih dari 16.000 mkahasiswa tidak akan mampu diakumudir oleh Universitas dan Fakultasnya masing-masing.

Mengingat pula bahwa perlunya lembaga ekstra kurikuler berupa pengembangan wira usaha melalui koperasi mahasiwa dan juga ilmu pengetahuan dengan education cyber menjadikan minat mahasiswa untuk berwiraswasta dan belajar menjadi cukup tinggi.

Kebutuhan mahasiswa terhadap data cukup tinggi maka menumbuhkan pemikiran pengurus untuk menciptakan peluang usaha yang menguntungkan dan positif. Usaha internet berupa warung internet saat ini sangat menguntungkan bagi pemiliknya, mendorong bahwa Koperasi yang bertujuan menyejahterakan anggotanya harus mampu pula memupuk keuntungan dengan usaha yang memiliki peluang menguntungkan.

Studi kelayakan ini dibuat karena sebelum memulai bisnis baru harus diadakan penelitian terlebih dahulu apakah bisnis yang akan dirintis menguntungkan atau tidak

Ada 2 studi atau analisis yang dapat digunakan:

– Studi kelayakan usaha (feasibility study of businesses)

– Analisa SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat)

Pembuatan Studi Kelayakan Bisnis yang tepat dibutuhkan untuk melakukan perencanaan usaha yang matang dan tepat sehingga mampu mendapatkan keuntungan bagi usaha dan mampu menghidupi usaha dan bersifat continue atau berkesinambungan..

  1. Tujuan Usaha

Tujuan Usaha adalah untuk :

    1. Meningkatkan pendapatan KOPMA KUSUMA UNDIP melalui usaha yang positif, dan mengutungkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan Anggota.

    2. Membantu Mahasiswa dan Masyarakat Akademis untuk menambah wawasannya melalui Internet.

    3. Membantu masyarakat untu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka.

Tujuan ini merupakan sebagain kecil dari tujuan-tujuan lain yang positif dan normatif.

  1. Manfaat Usaha

Manfaat dari unit Usaha Warnet Kosuma UNDIP ini adalah :

    1. Memberikan kegiatan positif bagi mahasiswa Universitas Diponegoro, Anggota dan masyarakat umum.

    2. Menambah pengetahuan dalam menciptakan kampus riset dan kampus pendidikan yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa.

    3. Membangun kesadaran berkoperasi sesuai cita-cita koperasi.

  1. Aspek Manajemen dalam Bisnis

Aspek Manajemen meliputi beberapa hal sebagai berikut :

    1. Kepemilikan,

Pemilik dari Unit Usaha ini adalah Koperasi Mahasiswa Kosuma Universtas Diponegoro. Dimana kepemilikan merupakan kepemilikan yang memungkinkan bekerjasama dengan Pihak ke Tiga yaitu Investor, berupa badan Hukum Swasta, Pemerintah maupun Pribadi.

Pembagian kepada pihak Investor adalah proporsional, dan apabila dengan pihak Bank berupa kredit dengan memberikan bunga yang wajar tiap bulan. Memungkinkan penerimaan pinjaman lunak karena usaha berkaitan dengan Pendidikan, penelitian dan pengembangan Sumber Daya Manusia.

Badan Hukum Warnet ini di bawah Kopma Kosuma UNDIP. Penggunaan badan hukum yang jelas akan memudahkan gerak usaha dan pengembangan usaha koperasi dan warnet.

    1. Organisasi

Unit Usaha Warnet bertanggung jawab kepada Ketua Umum Kompa Kosuma UNDIP. Dipimpin oleh Seorang Manajer, 1 orang tehnisi dan 3 Orang Operator.

Manajer bekerja 24 jam dengan part timer. Terknisi bekerja 24 Jam dengan paruh waktu. Operator dibagi dalam tiga Sift 24 Jam, dengan hari Sabtu dan Minggu Lembur. Hari sabtu dan minggu dapat merekrut tenaga part timer guna menambah pengalaman bagi Mahasiswa.

    1. Tim manajemen

Team Manajemen adalah Manajer dibantu atau merangkap konsultan bertanggung Jawab pada ketua Kosuma.

    1. Karyawan

Karyawan adalah karyawan tetap dan full timer dengan gaji setara UMR atau atas kemampuan Usaha dan kesepakatan antara Manajer, Pengurus dan Karyawan Bersangkutan.

  1. Aspek Ekonomi dan Keuangan

Penggunaan analisis Ekonomi dan keuangan cukup untuk menambah bahwa keyakinan terhadap usaha yang akan dilakukan dapat mendapatkan keuntungan secara wajar, normal dan bertanggung jawab. Sehingga usaha yang dilakukan benar-benar merupakan usaha yang layak dilakukan karena bersifat menguntungkan.

    1. Payback Period (PBP)

Untuk menghitung jangka waktu pengembalian modal. Semakin cepat payback period-nya semakin baik bisnis tersebut.

Perhitungannya apabila jumlah komputer 10, buka 25 hari, rata-rata penggunaan tiap computer 10 jam, dalam waktu 12 bulan setahun maka :

Maka besarnya Payback Period (PBP) adalah 5 tahun atau 4,76 bulan

    1. Nilai Bersih Sekarang

Nilai uang sebagai manfaat ekonomi dari usaha yang diperkirakan akan diterima di masa yang akan datang tidak sama dengan nilai uang yang diterima sekarang, karena adanya faktor interest rate.

atau,

Dimana,

NPV = Nilai bersih sekarang

Bt = Benefit (aliran kas masuk pada periode t)

i = interest (tingkat bunga bank yang berlaku)

t = Periode waktu

(1+i)-t = Discount factor atau faktor nilai sekarang atau (PFt)

Tabel 2.

Perhitungan NPV

Tahun

Benefit

Cost

(1+r)t

NPV

2009

Rp120.750.000,00

Rp100.200.000,00

0,89

Rp 18.348.214,29

2010

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

0,80

Rp 16.382.334,18

2011

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

0,71

Rp 14.627.084,09

2012

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

0,64

Rp 13.059.896,51

Jadi setelah 4 tahun modal yang jumlah modal apabila disimpan di bank akan bernilai pendapatan adalah 13.059.896,51 dan apabila diinvestasikan sama dengan Rp 18.186. 750,00. Berarti nilai modal akan lebih baik bila diinvestasikan.

    1. Rasio Manfaat-Biaya (Benefit Cost Ratio)

Rasio Manfaat-Biaya (Benefit Cost Ratio) dapat dirumuskan sebagai :

Manfaat ekonomis diperoleh apabila BCR>1

Tabel 3.

Rasio Manfaat-Biaya (Benefit Cost Ratio)

No Tahun Benefit Cost BCR

1

2009

Rp120.750.000,00 Rp100.200.000,00

1,20508982

2

2010

Rp120.750.000,00 Rp100.200.000,00

1,20508982

3

2011

Rp 120.750.000,00 Rp 100.200.000,00

1,20508982

4

2012

Rp 120.750.000,00 Rp 100.200.000,00

1,20508982

Dari hasil perhitungan di atas menunjukkan bahwa BCR adalah rata-rata di atas 1 maka pembuatan Warnet dinyatakan layak

  1. Aspek Pemasaran

Aspek pemasaran dapat dilakukan dengan analisia pasar tentang pelanggan internet. Analisis Pasar dapat dilakukan dengan melakukan banyak model dan pendekatan, seperti Model SWOT, Marketing Mix, SOSTEC, dan sebagainya.

Kebutuhan & keinginan konsumen pengguna internet cukup besar saat ini. Terutama di kalangan generasi muda, pelajar dan mahasiswa. Segmentasi pasar adalah terutma mahasiswa yang membutuhkan informasi melalui Internet untuk kebutuhan kuliah mereka. Target dan sasaran adalah peningkatan kegiatan positif bagi mahasiswa melalui minat belajar yang tinggi dan memiliki kemampuan dalam teknologi sehingga tidak tertinggal oleh perkembangan jaman. Nilai tambah yang diperoleh adalah meningkatkan pengetahuan bagi pelanggan. Sehingga pelanggan dapt memperoleh informasi yang lebih cepat dan murah melalui internet. Masa hidup produk tergantung pada profesionalisme, kinerja dan tanggung jawab pengelola. Struktur pasar yang dihadapi adalah pasar persaingan sempurna dimana harga dan pesaing sudah mampu menentukan keseimbangan harga dan informasi pelanggan cukup sempurna. Persaingan dan strategi pesaing cukuplah ketat namun persaingan tetap dapat dilakukan secara sehat karena jumlah warnet yang ada meskipun dari jarak- masing-masing terlalu dekat, namun tidak menjadi persoalan karena jumlah pelanggan yang lebih besar dari penawaran yang dapat diberikan. Ukuran pasar adalah cukup merupakan usaha kecil dan menengah karena keterbatasan kemampuan berkembang usaha warnet, disampin selera konsumen akan tempat dan suasana berbeda. Pertumbuhan pasar warnet saat ini cukup cepat mengingat perkembangan teknologi informatika yang cukup pesat. Laba kotor dapat diperoleh karena permintaan konsumen cukup tinggi, sedangakan penawaran karena biaya operasional dan biaya produksi yang kecil masih dikatakan menguntungkan, dan Pangsa pasar selalu berkembang karena orang yang memahami internet semakin banyak.

  1. Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan dan saran yang diberikan pada berbagai pihak adalah :

    1. Usaha ini layak untuk dijalankan karena dari spek keungan adalah menguntungkan.

    2. Pay Back Periode pada tahun ke 5

    3. NPV adalah Lebih besar diinvestasikan daripada diatabung.

    4. Benefit Cost ratio lebih besar daripada satu

    5. Ada pasar yang jelas karena lokasi dekat kampus dan dekat akses jalan raya.

    6. Jumlah pengguna internet terus meningkat dari waktu ke waktu.

    7. Usaha ini akan berhasil pabila dikelola secar profesional dan bertanggung jawab.

Lampiran 1

Perencanaan Penerimaan dan Pengeluaran Per Bulan

No Uraian Harga Satuan Unit Fekuensi/Jam Hari/1 bulan Jumlah
Penerimaan

1

Penerimaan Sewa Unit Komputer Rp 3.000,00

10

10

25

Rp 7.500.000,00

2

Penerimaan Hot Spot Rp 2.500,00

5

5

25

Rp 1.562.500,00

Pendapatan Lain-lain tak terduga

Rp 1.000.000,00
Total Penerimaan Rp 10.062.500,00
Pengeluaran

1

Pembayaran Sewa Privider Rp 1.750.000,00

1

Rp 1.750.000,00

2

Sewa Listrik Rp 2.500,00

24

30

Rp 1.800.000,00

3

Gaji Operator Rp 20.000,00

3

30

Rp 1.800.000,00

4

Gaji manajer Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00

5

Gaji Teknisi Rp 1.000.000,00 Rp 1.000.000,00
Rp 8.350.000,00
Laba Bersih Rp 1.712.500,00
Pajak Rp 196.937,50
Laba Setelah Pajak Rp 1.515.562,50

Lampiran 2

Perencanaan Penerimaan Tahunan
No Uraian Per Bulan Per tahun
Penerimaan

1

Penerimaan Sewa Unit Komputer

Rp7.500.000,00

Rp90.000.000,00

2

Penerimaan Hot Spot

Rp1.562.500,00

Rp18.750.000,00

Pendapatan Lain-lain tak terduga

Rp1.000.000,00

Rp12.000.000,00

Total Penerimaan

Rp10.062.500,00

Rp120.750.000,00

Rp0,00

Pengeluaran

Rp0,00

1

Pembayaran Sewa Privider

Rp1.750.000,00

Rp21.000.000,00

2

Sewa Listrik

Rp1.800.000,00

Rp21.600.000,00

3

Gaji Operator

Rp1.800.000,00

Rp21.600.000,00

4

Gaji manajer

Rp2.000.000,00

Rp24.000.000,00

5

Gaji Teknisi

Rp1.000.000,00

Rp12.000.000,00

Rp8.350.000,00

Rp100.200.000,00

Rp0,00

Laba Bersih

Rp1.712.500,00

Rp20.550.000,00

Pajak

Rp196.937,50

Rp2.363.250,00
Laba Setelah Pajak

Rp1.515.562,50

Rp18.186.750,00

Biaya Instalasi

No Uraian Unit Satuan Total

1

Koputer

10

Rp5.000.000,00

Rp50.000.000,00

2

Penataan Ruang

10

Rp1.500.000,00

Rp15.000.000,00

3

Aktivasi

1

Rp1.500.000,00

Rp1.500.000,00

4

Server

1

Rp10.000.000,00

Rp10.000.000,00

5

Jaringan

1

Rp10.000.000,00

Rp10.000.000,00

Rp86.500.000,00

Lampiran 3

No Tahun Benefit Cost BCR

1

2009

Rp120.750.000,00

Rp100.200.000,00

1,20508982

2

2010

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

1,20508982

3

2011

Rp 120.750.000,00 Rp 100.200.000,00

1,20508982

4

2012

Rp 120.750.000,00 Rp 100.200.000,00

1,20508982

Tahun

Benefit

Cost

(1+r)t

NPV

2009

Rp120.750.000,00

Rp100.200.000,00

0,89

Rp 18.348.214,29

2010

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

0,80

Rp 16.382.334,18

2011

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

0,71

Rp 14.627.084,09

2012

Rp120.750.000,00

Rp 100.200.000,00

0,64

Rp 13.059.896,51

Advertisements

2 thoughts on “Studi Kelayakan Bisnis Unit “Internet Study and Research”, Kopma Kosuma UNDIP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s