Analisis Pemilu 2009


Analisis Pemilu 2009

Tidak ada perubahan suara yang signifikan pada menjelang pemilu legislatif kali ini. Karena kelihatannya masa sudah melihat siapa pilihan mereka, dan partai mana yang mereka pilih dengan berbagai macam pertimbangan kepentingan masing-masing. Partai-partai hanya merapatkan pendukunnya, dan mereka hanya mengkonsolidasikan suara mereka, cuma sejauh mana efektifitas kampanye akan terlihat pasca pemilu. Apakah hipotesis para pakar itu benar, ya kita lihat nanti.
Apakah penggunaan istilah contereng dan perubahan status dari mencoblos akan menyulitkan pemilih, kita bilang fifty-fifty. Apakah betul itu menyulitkan bagi pemilih, ada prosentasi cukup menyulitkan yang cukup signifikan, karena dari hasil pengamatan penulis dengan mencoba bagi orang yang memuliki HP baru kemudian dikirim pesan pendek, dia bisa membuka dan agak kesulitan untuk dicoba menjawabnya, baru bila diberi pemberitahuan dia baru mengerti sambil bisa menjawab.
Kalo dilihat dari kesulitan mencontreng beberapa orang berkumpul sambil membawa kertas edaran dari kelurahan ada yang berkata kita bingung melihat cara-cara seperti ini dalam memilih, hal ini akan menampilkan beberapa kemungkinan, memamng bingung atau sosialisasi alamiah dalam bentuk komentar-komentar yang menarik perhatian komunitas tersebut.
Namun apapun hasil kalau dilihat dari jumlah pemilih yang berpartisipasi, pemilih golput, golput sadar, golput tidak sadar, ataupun golput situasional adalah diperkirakan pemilu saat ini masih mengundang banyak pemilih, karena ada sesuatu yang tidak terkover dari para pengamat politik da praktisis politik apa sebenarnya motive pemilih. Apakah karena ia menjalankan hak ataukah ia menjalankan kewajiban. Banyak hal perespsi pemilih karena prosesntasi yang menganggap sebagai kewajiban juga gak kalah banyak yang menganggap sebagai hak warganegara.
Kalau dilihat kompisisi pemilih kita tetap tidak akan menolak sebuah kutub dominan yaitu kutuib hijau, kutub kuning dan kutub merah. Dimana kutub ini adalah basis dasar politik Indonesia yang tidak bisa dihindarkan sejak adanya republik ini, Terutama diperkuat oleh pemerintahan orde baru yang bercokol begitu lama dan penyadaran politik orde lama yang masih menjadi akar kuat aspirasi rakyat Indonesia.
Adapun jalur kuning adalah golkar dan demokrat sebagai partai besar, kemudian partai yang akam mengais sisa basis mereka yang signifika seperti gerindra. Kemudian partai Merah yaitu PDI perjuangan dengan pesaing tidak ketat yaitu PDI, PNI Marhaenisme dan PPDI, sedangkan jalur Hijau ini persaingannya cukup ketat yaitu PKS, PAN, PKB, PPP dan PBB.
Beberapa kekuatan dalam satu jalur tersebut bersaing ketat, sedangkan beberapa partai yang sudah lama, besar dan mapan rata-rata telah berubah dari paradigma ketergantungan pada figur sentral partai seperti Golkar, PDI Perjuangan, PKS, PPP, PAN dan PKB, sedangangkan P Demorat masih bergantung pada figur sentral. Sedangkan lahirnya partai baru akan menggantungkan pimpinan sebagai figur sentral disamping pendanaan partai yang kuat.
Adapun program partai juga merupakan salah satu pilihan alternatif meski hanya merupakan janji-janji kosong. Peforma caleg sangat mempengaruhi masa mengambang, dan bebarapa pemilih menunggu money politik dan partai mana yang menyalurkan atribut partai.
Adapun masih tetap akan dilihat dominasi pemenang yaitu PDIP, P Demokrat, PPP, P Golkar, PKIS, PAN, PKB, P Gerindra, dan bebarapa partai lain mengambil sisa suara pada pemilu 2009. hanya 8 atau 9 partai saja yang akan punya wakil di DPRRI karena harus menjapai 2,5 % suara pemilih untuk duduk di kursi DPRRI.
Masalah asal daerah bukan menjadi pilihan pemilih dari calegnya, namun atas emosional kepartaian akan ada di pemilih, sedangkan konfllik di bawah untuk satu partai tidak kelihatan.. hanya konflik elit caleg saja. Namun konflig tingkat bawah baik interen atau ekteren akan berpengaruh pada suara celeg. Sehingga bagaimana caleg melakukan penggerakaj mesin partai dan memperkuat jaringan..

Advertisements

3 thoughts on “Analisis Pemilu 2009

    1. bung Pedy trimaskasih telah melakukan kunjungan ke blog saya, memang kita harus menjaga kemurnian agama dari kepentingan duniawi, semoga sukses bing Pedy…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s