LAPORAN STATUS KEMAJUAN FISIK, BIAYA DAN HOK PRASARANA


PETUNJUK PENGISIAN

FORMULIR :
LAPORAN STATUS KEMAJUAN FISIK, BIAYA DAN HOK PRASARANA

1.Dilaporkan tiap bulan.
2.Sebelum mengisi kolom Formulir, harus ditulis nama Provinsi, Kabupaten, dan Kecamatan,
3.Kolom 1; diisi nomor urut sesuai Desa
4.Kolom 2 dan 3 diisi nama Desa dan jenis prasarana/sarana
5.Kolom 4, Rencana Fisik,
P (Panjang dalam meter) diisi dengan volume target panjang prasarana.
L (Lebar dalam meter) diisi dengan volume target lebar prasarana.
T (Tebal/Tinggi dalam meter) diisi dengan volume target Tebal/Tinggi prasarana.
BG (Bangunan dalam unit) diisi dengan jumlah target unit prasarana.
6.Kolom (5,6,7) Rencana Biaya total dan rencana Sumber Biaya PPK diisi sesuai dengan nilai biaya PPK dan swadaya dalam rupiah berasal dari Rekapitulasi Rencana Anggaran dan Biaya, SPC/RAB (tidak termasuk 3% TPK dan 2 % UPK)
7.Kolom 8, Realisasi Fisik:
P (Panjang dalam meter) diisi dengan volume realisasi panjang prasarana.
L (Lebar dalam meter) diisi dengan volume realiasasi lebar prasarana.
T (Tebal/Tinggi dalam meter) diisi dengan volume realisasi Tebal/Tinggi prasarana.
Kolom 9; BG (Bangunan dalam unit) diisi dengan jumlah realisasi unit prasarana.
Kolom 10; % diisi dengan % realisasi tertimbang.
8.Kolom Realisasi Sumber Biaya PPK (11,12,13) diisi sesuai dengan realisai total biaya PPK yang dicapai dan rencana sumber biaya diisi biaya PPK dan swadaya dalam rupiah berasal dari Rekapitulasi Realisasi Fisik dan Biaya (tidak termasuk 3% TPK dan 2 % UPK)
9.Kolom 14; Penarikan Dana dari UPK, diisi sesuai dengan Rencana Penggunaan Dana (RPD) dalam rupiah (termasuk 3% TPK dan 2 % UPK).
10.Kolom 15 Realisasi HOK diisi akumulasi realisasi jumlah HOK (bulan lalu + Bulan ini)
11.Kolom Realisasi Angkatan Kerja
Kolom 16; Laki-laki diisi akumulasi jumlah persentase penduduk Laki-laki yang pernah bekerja di PPK terhadap jumlah angkatan kerja (laki-laki dan Perempuan.
Kolom 17; Perempuan diisi akumulasi jumlah persentase penduduk Perempuan yang pernah bekerja di PPK terhadap jumlah angkatan kerja (laki-laki dan Perempuan).
Kolom 18; Kurang Mampu diisi akumulasi jumlah persentase penduduk Kurang Mampu yang pernah bekerja di PPK terhadap jumlah angkatan kerja (laki-laki dan Perempuan).
Kolom 19; Jumlah Orang diisi akumulasi jumlah orang penduduk (Laki-laki dan Perempuan) yang pernah bekerja di PPK dihitung 1 (satu) kali saja seperti sensus. (angkatan kerja swadaya tidak dihitung).
12.Kolom 20, Jumlah Berita Acara Revisi, diisi akumulasi jumlah BA Acara Revisi
7 POINT (MINIMAL)
PEMERIKSAAN ULANG ATAS LAPORAN PRASARANA

1.HOK tidak sinkron dengan angkatan kerja

2.Jumlah orang miskin (RTM) melebihi jumlah penduduk

3.Biaya operasional melebihi jatah

4.Tingkat detail prasarana tidak sesuai (terlalu banyak atau sedikit)

5.Istilah atau satuan tidak standar

6.Salah hitung

7.Lembar kerja untuk laporan bulanan tidak dilampirkan
PEMERIKSAAN

a.Pemeriksaan Kualitas Fisik Pekerjaan

Pemeriksaan kualitas fisik di lapangan, menggunakan beberapa formulir pemeriksaan, antara lain pemeriksaan mutu konstruksi dan dimensi. Perlu masyarakat menyadari bahwa prasarana yang dibangun adalah untuk kepentingan mereka, bukan proyek pemerintah atau untuk orang lain, dengan demikian masyarakat akan berusaha melaksanakan kegiatan konstruksi dengan kualitas yang baik, karena akan memberikan manfaat dalam waktu yang panjang.

FT memberikan bimbingan teknis bagaimana pengelolaan pelaksanaan konstruksi, serta cara-cara melaksanakan pekerjaan di lapangan sesuai dengan ketentuan.

Sangat diperlukan ketegasan dari FT sejak mulai pelaksanaan.

Formulir Pemeriksaan Fisik Lapangan, diisi oleh FT, atau orang lain yang mempunyai keahlian dalam bidang teknis yang bersangkutan.

Blangko formulir telah disediakan pada Form PTO – Pemeriksaan Fisik Prasarana.

Untuk penilaian kualitas teknis diuraikan hal-hal yang harus diperiksa menurut jenis prasarana. Untuk setiap hal tersebut, penilai memilih satu dari lima kategori penilaian, yaitu:

Cukup Jika kualitas telah memenuhi segala syarat teknis

Agak kurang Jika terdapat kesalahan atau kekurangan kecil yang harus diperbaiki untuk memenuhi syarat teknis

Kurang Jika masih terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki

Belum diperiksa Jika hal tersebut belum dikerjakan, atau pemeriksa belum dapat melihat dan menilai hal tersebut

Tidak ada Jika hal tersebut tidak ada pada prasarana yang sedang dilaksanakan, misalnya untuk penilaian gorong-gorong ternyata tidak ada gorong-gorong

Informasi mengenai standar kualitas yang ditentukan dapat dipelajari dari Petunjuk Teknis. Yang diharapkan adalah kualitas yang memenuhi standar dan tahan lama.

Pada Form PTO disediakan petunjuk singkat mengenai hal-hal yang diperiksa dengan cara yang digunakan untuk menilai setiap item.

Formulir-formulir yang telah diisi diserahkan kepada Tim Pengelola Kegiatan dan arsip pemeriksa agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang baik.

b.Pemeriksaan Kualitas Manajemen Konstruksi

Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan administrasi dan fisik proyek tergantung pada bagaimana Tim Pengelola Kegiatan dalam mengatur dan mengelola sumber daya yang ada dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari, dibawah bimbingan dan bantuan FT.

Penggunaan Ceklis Manajemen Konstruksi ini dimaksudkan untuk menilai apakah Tim Pengelola Kegiatan telah mengerti dan melaksanakan tugasnya dengan baik, yang mencakup kegiatan persiapan pelaksanaan, mengatur pelaksanaan di lapangan dan mengendalikan pelaksanaan proyek.

Dari hasil penilaian ini akan mendorong proses alih pengetahuan dalam pengelolaan proyek dari FT ke Tim Pengelola Kegiatan yang pada akhirnya dalam banyak hal keputusan-keputusan dapat diambil dan diputuskan oleh Tim Pengelola Kegiatan sendiri dengan didasari pengetahuan dan pemahaman yang benar sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan.

Ceklis Manajemen Konstruksi dapat diisi oleh FT, KMT dan PJOK. Blangko formulir telah disediakan pada Form PTO – Pemeriksaan Kualitas Manajemen Konstruksi. Nama, pemeriksa dan tanggal pemeriksaan dicatat pada bagian bawah dan persentase kemajuan kegiatan dicatat pada bagian atas.

Untuk penilaian kualitas pengelolaan diuraikan hal-hal yang harus diperiksa menurut jenis kegiatan. Untuk setiap hal tersebut, penilai memilih satu dari empat kategori penilaian, yaitu:

Cukup Jika kualitas telah memenuhi sesuai dengan persyaratan teknis
Agak kurang Jika terdapat kesalahan atau kekurangan kecil yang harus diperbaiki untuk memenuhi sesuai persyaratan teknis

Kurang Jika masih terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki
Tidak ada Jika hal tersebut tidak ada atau belum dilaksanakan

Pada lampiran disediakan petunjuk-petunjuk singkat mengenai hal-hal yang diperiksa dengan cara yang digunakan untuk menilai setiap item.
Ceklis yang telah diisi diserahkan kepada Tim Pengelola Kegiatan dan arsip pemeriksa agar mereka dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s