Pilkada Purworejo Mulai Memanans Dumadi Tri Restiyanto, SE, MSI PPK Butuh (Pejuang Penegak Keadilan) Butuh


Pilkada Purworejo Mulai Memanans
Dumadi Tri Restiyanto, SE, MSI
PPK Butuh (Pejuang Penegak Keadilan) Butuh

Banyak kejanggalan dan kejadian aneh dalam pilkada Purworejo, bahwa sebelum pilkada diadakan ada usaha penggoyangan salah satu calon dari dalam partai sendiri yaitu d dalam tubuh DPC PDI perjuangan Purworejo. Dimana di luar nalar Partai yang mempunyai calon sebagai asset tiba-tiba mencoba menggembosi calonnya sendiri dengan cara preman dan organisasi seperti jaman Orde baru, yaitu penggulingan DPP PDI oleh grup suryadi.
Modus ini dilakukan kembali, maka peenghianatan demokrasi terjadi kembali, Angko Setyarso Widodo diperlakukan tidak adil oleh Luhur pambudi, yang di dukung DPD. Hal ini di luar nalar organisasi. Semua ini dilakukan oleh lembaga yang didukung oleh kekuatan demokrasi.
Bagaimana mungkin sebuah organisasi harus menghancurkan kadernya sendiri yang memiliki legitimasi kuat dengan biaya yang cukup mahal, dan kita sadar bahwa kepedulian masyarakat dan kepercayaan masyarakat semakin rendah pada partai.
Kejanggalan kejanggalan lain juga terjadi pada persiapan panitia pilkada, ada usaha-usaha yang tidak fair telah dilakukan oleh panitia untuk melakukan pengeseten panitia pada kelompok-kelompok tertentu yang bersifat primordial dan membela salah satu kepentingan, dan tidak mengakomodir semua kepentingan yang ada baik calon maupun independent.
Pilkada Purworejo sebaiknya dilakukan penjadwalan ulang, dan ada tindakan evaluasi kembali oleh KPu, Mahkamah Agung atau Mahkamah Konstitusi, karena dalam situasi yang luar biasa, seperti Pencalonan Kelik Sumarahadi, dan Peristiwa politik di Purworejo yang belum tuntas, hal ini harus dilakukan atas pertimbangan menjaga iklim sejuk. Semua proses harus dievaluasi karena banyak kejanggalam, entah penyusunan calon panwas maupun ppk.

24 thoughts on “Pilkada Purworejo Mulai Memanans Dumadi Tri Restiyanto, SE, MSI PPK Butuh (Pejuang Penegak Keadilan) Butuh

  1. Dumadi cah ra ngerti karepe!!! Dumadi wes entuk duwet akeh seko DPC, kalau mau tegakkan demkrossai and perjuangan PDIP purworejo ya bantu 16 PAC sekab PWR mereformasi PDIP yang hancur2 an di bawah angko dari 17 jadi 13 kemudian jadi 9 kursi.. di PAC saja belum ada yg mengusung masak orangs emarang semacam dumadi mau mendukung emang dumadi tau apa..
    Kalau dumadi mau berdebat, silahkan datang ke rumah saya pangat PAC butuh tempat nenek moyang suudara tinggal.. kita diskusi kenapa asaudar mbantu angko dan saya kompak dengan 16 pac lain tidak mau angko jadi ketua dpc lagi..
    saya tunggu dirumah saya, sebelum saya datangi saudara

    1. wah mas pangat otak kok isinya duit, duit tidak menyelesaikan segalanya, ya bahaya, kalo masalah duwit atau tidak kan yang bersangkutan lebih paham thanks….

    2. ada kan juga pengurus PAC butuh.. apakah anda juga gak berkontribusi pada penurunan suara….. apakah bertambah… dan apakah anda terpilih…..maka semua harus intropeksi, semua ada tolok ukurnya, la saya di luar lebih bisa [protes dari anda……..

    3. kalo mas Dumadi dibilang orang Semarang (padahal lahir di Purworejo tapi kuliah di Undip), Luhur pambudi (lahir di Purworejo tapi kuliah di Kalimantan dan Purwokerto) berarti orang Kalimantan dong? apa lebih mungkin ngerti Purworejo yang lebih jauh itu? Semarang ama Kalimantan jauhan mana sih kalo ke Purworejo? matur nuwun

      pejuang pemikir, pemikir pejuang
      derry
      (jadi ikut nimbrung, soalnya lagi riset soal pdip di jawa tengah)

      1. Dumadi entut lah… ga da kerjaan jadi usil, kasihan itu mas Luhur sudah berusaha berusaha keras utk purworejo.
        Sesuaia manat konstitusbi ahwa pembangunann asional
        dilaksanakasne carat erintegrasdia n berkesinambungadna lam
        mewujudkant ujuan nasionals ebagaimanate rcantumd alam
        pembukaan Undang-UndangD asar 1945. Dalam rangka
        mewujudkan visi pembangunan nasional yaitu tercapainya
        Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan maka
        diperlukank eterpaduand an sinkronisaspi rogramp emerintah
        pusatd an pemerintahd aerahy ang lebihe fektif dan akuntabel

      2. yah semua berjalan dalam konteks analisis yang ada, silakan memberikan pandangan, semua kan ada analisisnya, bukti lapangan yang kita lihat… semua demokratis dan boleh bersikap..

  2. saya orang KTA, yang saya lihat kader PDIP dari daerah saya juga kurang berbobot. cm py masa preman tp bs jadi. Apa bisa kerja ya?

    1. ya bahwa kultur premen tidak hanya di PDIP tapi hampir di semua masyarakat.. namun kita harus berpikir bahwa partai itu konsepe sesungguhnya adalah menjadikan wadah penyadaran,.. bukan pemfonisan….jadi misalkan ada orang PDIP yang begitu ya seperti halya pasar kan.. di pemerintahan , kepolisisn, militer bahkan kampus atau sekolah juga begitu.. namun premanisme ini harus kita hilangkan, karena ini merupakan sikap feodalisme yang akan membuat kita ke jurang kebodohan,.. trims

  3. becik e cen lungguh bareng2, do rembugan sing becik2, Insya´ Allah bakal ketemu dalan sing lurus tur ngurakabi …aamien….!

  4. dadi titah mono ojo sok rumangso sing paling sanudayane, nanging ibarat e langit iku isih ono langit sak nduwur e maneh …betul betul betul ….ojo ngangsi gajah sak ngarep e mripat gak katon, nanging kuman sing neng kadohan ketok welo2 …..

  5. hallo putra Grabak …giman mas Junjung (PPKPY), ayo tunjuk kan nyali mu, tunjuk kan obsesi mu, tunjuk kan daerah mu bahwa tidak perlu diragu kan lagi, masih mempunyai putra terbaik seantero Purworejo dibanding dg daerah yg lain. Bangun lah Kab Pwrj dg yg lebih baik …kami segenap anggota PPKPY siap membantu dan mendukung You jadi orang No 1 di Pwj.

  6. bagi rakyat kecil PDIP identik dengan preman, imej ini bukan tercipta dadakan, namun dari ulah para kader dan simpatisannya sendiri. Saya juga heran kenapa karakter seperti itu tidak dirubah oleh para tokoh PDIP. Akhirnya pelan tapi pasti perolehan suara di berbagai daerah rata-rata menurun. Kasihan sekali Ibu Mega yg sudah berjuang mati-matian membesarkan PDIP.

  7. saya sependapan jangan jangan gede rumongso nek wedi ojo wani2 no.1 iku kudu eling lang waspodho hidup hanya sekalil putra Karang anom kec Butuh daerah yang tidah masuk peta dipurworejo sekarang sedang lelono diperguruan tinggi jakarta

  8. dumadi taik n itu brengsek tdk lihat githoknya sendiri waktu pilkada gubernur saja dumadi bergabung dg naga merah orang orang bsh pdip yg mendukunh tanzil padahal pdip punya jago bibit dan rustri, anehnya dumadi ini sekarang berlindung diketiak rustri . dasar dumadi utek makelar tainya neraca laba rugi

    1. apapun yang terjadi semua adalah berdasarkan kepentingan idologi yang kita lakukan, terimakasih saudara bawa atas dukungan pada pemberian citra terhadap saya, semua orang akan menilai….

    2. bagus bung trimkasih untuk kepedulian membaca blog sya, dan berpartisipasi, dalam blog ini, semua dari sudut mana memandang, bung bowok kalau jadi politisi harus mengoreksi wadah anda jangan mabuk masa lalu, dialektika rakyat yah silakan tokoh atau partai bilang apa tapi siapa yang lupa pada komitmen, rakyat atau tokohnya, gimna tokoh kok malah tidak punya tutur dan etika yang baik, kalah sma konstirtuen yang arif biarkan konstituen memilih kan aku juga konstituen toh… yah semua itu ada sebab akibat,.. dan bukan hanya partai saja yang mampu mengatur rakyat, rakyatpun bisa sbaliknya.. ingin bangkit atau tenggelam.. teknologi rekembang, pemikiran berkembang.. jangan terlalu berpikir primitif..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s