Ulasan : Kemelut di Tubuh PDI Perjuangan Purworejo LUHUR BUAT TANDINGAN ITU MUNDUR KE BELAKANG


Ulasan :
Kemelut di Tubuh PDI Perjuangan Purworejo
LUHUR BUAT TANDINGAN ITU MUNDUR KE BELAKANG

Kemelut tiba-tiba muncul di tubuh PDI perjuangan, tiba-tiba seorang kader baru yang masuk karena kelihatan rajin di Mega Hasyim Pasca Dewan Perwakilan Daerah dengan suara yang tidak siknifikan Luhur pambudi Membuat ulah dengan melakukan tandingan DPC dengan mengaku di dukung PAC-PAC. Inilah bahayanya apabila politik dimasuki oleh orang yang belum pernah dikader secara matang dan proses kedudukan dan posisi partai yang instant dan tidak pernah muncul dari bawah.
Hal ini mengakibatkan melakukan tindakan yang menunjukkan kekonyolan kader bersangkutan. Perlu disadari apabila Partai Ingin memilih Kadernya sebagai Ketua Partai baik DPP, DPD maupun DPC, serta PAC, haruslah orang yang matang dalam berorganisasi, karena kan melahirkan pemimpin di pemerintahan.
Parahnya apabila Parati sedang melakukan pemampanan ideologi, organisasi dan pola piker akan melahirkan sebuah sikap untuk melakukan penggembosan dengan melakukan berbagai tandingan ini adalah suatu kesalahan yang fatal. Dimana Partai memiliki kader yang biasa diterima dalam masyarakat seperti Angko Setyo Widodo dijegal sendiri oleh luhur.
Perlu diperhitungkan bahwa Angko memiliki hubungan Sosial dan Humanisme yang luas dengan rakyat Purworejo sejak muda, hidup hanya untuk wong cilik. Sedangkan Luhur adalah kader baru yang tidak tahu asal-usulnya, tidak punya wadah, sedangkan sebenarnya banyak kader lain di DPC PDI Perjuangan yang lebih baik dari Luhur.
Pembangkangan Luhur ini juga didukung oleh DPD PDI perjuangan Jawa Tengah, hal ini dilupakan oleh DPD tentang pemecatan Mardiyo karena membangkang Instruksi Partai dari DPP, apakah akan diulangi oeh MUrdoko CS.
Setiap SK DPP yang jadi acuan DPD dalam muscab dan musancab harusnya berdasarkan AD ART Partai yaitu Musran, Musancab, Konfercab dan seterusnya. Dan ini harus dijalankan meski partai sedang tidak berkuasa dan tidak dapat mengisi seluruh ranting. Luhur Pambudi sgar banyak belajar tentang politik, karena DPP dapat membuat SK DPD, DPC, PAC atau ranting sekalian bila darurat. Hal ini harus dipahami oleh kader partai bahwa SK DPC tidak dapat dari DPD.
Mengenai mengapa Rustri Layak sebagai ketua DPD Jateng itu adalah otoritas DPP Partai dengan pertimbangan tertentu, dan dalam hal ini sebuah Parpol memungkjinkan untuk demikian, bagi DPD Murdoko sekali-kali jangan melupakan sejarah!

4 thoughts on “Ulasan : Kemelut di Tubuh PDI Perjuangan Purworejo LUHUR BUAT TANDINGAN ITU MUNDUR KE BELAKANG

    1. Trimakasih mbak nova, memang politik membuat kita dewasa bahkan harus memahami bahwa logika tidak selamanya benar, tapi yang perlu adalah kenyataan yang kita terima sebagai pemahaman berpikir kita.

  1. POLITIK itu kadang baik tp jg kadang jahat….
    POLITIK itu pake perasaan dan logika….
    POLITIK itu memang tidak sepenuhnya menggunakan uang tp POLITIK itu memang butuh uang untuk perjuangan….
    Punya figur yg bagus bukan jaminan….
    Punya masa bukanlah jaminan…
    Punya uang jg bukan jaminan….
    figur + masa + uang itulah harapan yg cukup besar…
    Mbok ya pada sadar diri…
    tidak usah pada nafsu…..
    Ga ada peluru kok mau maju perang….
    tidak perlu ngoyo…..
    apalagi pake acara jual sahamlah…
    jual tanah lah…..
    udahlah…
    buat biaya sekolah anak aja dulu…..
    hehehe….
    salam damai buat mas ANGKO…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s