Pilkada Purworejo Semakin Seru Orang Masih Ragu pak kelik Tidak Bisa Maju


Pilkada Purworejo Semakin Seru Orang Masih Ragu pak kelik Tidak Bisa Maju

Setelah munculnya penggembira dalam kampanye calon Bupati dengan berbagai SMS dan Baliho olec Calon Legiman, Yunarso, Sahal dan Daromi Irjas. Rasanya mereka yakin mereka tidak dapat memiliki peluang untuk menang Menghadapi Setyarso Widodo, karena yang mampu mengimbangi Setyarso Widodo Alias Angko adalah hanya pak Kelik saja. Pendukung kelik masih berharap Pak Kelik maju lagi, dan tidak terkena peraturan untuk tidak masuk daftar calon kareba merupakan bekas tahanan.
Karena dukungan terbesar pak Kelik adalah eks Golkar yang duduk di Birokrasi dan mampu merekayasa alias ngegohke Hukum, hal ini terlihat sekali di Nampak Jelas KPUD Purworejo masih condong ke sana. Sepertinya mereka takut kalau-kalau pak Kelik bias nyalon lagi, karena mereka baik beberapa pejabat daerah adalah naik karena jasa Pak kelik pada saat memerintah, baik dari semua lini atau eselon di pemerintah kabupaten Purworejo.
Posisi ini yang membuat keraguan para pendukung yang akan condong ke Setyarso Widodo, meski posisinya di atas angin, sehingga ada usaha menggoyang angko melalui Luhur, meski seluruh DPC selain luhur mendukung Angko karena masalah eksejarahan mereka dari dulu sebelum Revormasi. Hal ini yang tak pernah diperhitungkan Luhur, menjelang Konfercab 7 Februari nanti.
Luhur memang baru, sehingga dia tidak pernah memiliki pengalam kalau DPD dan DPP selalu ada di dua kaki, dan sering memberikan statemen yang bercabang dan menjebak. Mungkin ini adalah straregi DPD yang menjebak Luhur sejauh mana militannya pada partai, dan kalau terbukti merusak pasti akan dibuang, dan bahkan antar waktu, dan itu memungkinkan dibuang dari DPD sendiri yang seakan-akan memihak dia.
Orang Purworejo melihat bahwa masa tahanan Pak Kelik sampai April sehingga bias nyalon kembali, namun Masyarakat tidak tahu bahwa di balik itu kejaksaan telah menyiapkan Kasasi banding pak Kelik, karena hukuman Pak Kelik adalah jauh di bawah tuntutan Jaksa, dan jaksa bias dituduh kolusi dan menerima suap, sehingga bias di pecat.
Hal ini yang tidak diperhitungkan public, karena jaksa harus melakukan banding ke pengadilan Tinggi, dan pasti, karena ini masalah jabatan jaksa penuntut. Maka Pak Maksum Zein tidak mau berpasangan dengan Pak Kelik, sehingga dia mencalonkan sendiri melalui Golkar, Demokrta atau PDI perjuangan.

One thought on “Pilkada Purworejo Semakin Seru Orang Masih Ragu pak kelik Tidak Bisa Maju

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s