BOLEH MENANGIS BOLEH TERTAWA


BOLEH MENANGIS BOLEH TERTAWA

Saya ingin semua tahu bahwa ibarat pertandingan sepakbola, saya bukanlah pendukung fanatik seperti bonek atau penonton acara empat matanya Tukul yang suka tertawa terpingkal-pingkal bila melihat orang dicela dan dihina.
Saya bukan juga seorang jamaah pengajian yang bila Pak Kyai berdoa lalu mengamini dengan berderai air mata tanpa mengerti arti apa yang diucapkan.
Saya ini hanyalah seseorang yang baru belajar “beriman” seperti yang diajarkan Rasululloh SAW, Iman Islam yaitu sesama muslim adalah saudara, bila ada seorang muslim yang disakiti saya juga merasa sakit.
– Iman tidak akan punya arti bila tidak disertai dengan amal
– Akidah tak akan memberi faedah bila tidak mendorong penganutnya untuk berbuat dan berkorban demi menjelmakannya menjadi kenyataan
Mari sejenak kita perhatikan sajian saya ini, setelah itu silahkan anda mau menangis atau tertawa.
Di RW 03 ada seseorang yang biasa di panggil Lepot (saya tidak tahu kenapa di panggil demikian), mempunyai sebidang tanah 40 ubin. Berdasarkan hitungan standar pologoro seharusnya Lepot kena biaya Rp 540.000 (40 ubin x Rp 300.000 = Rp 12.000.000 x 2% = Rp 240.000 + biaya ajudikasi Rp 300.000 = Rp 540.000). Tapi oleh Pemerintah dan Penguasa Dlangu tanpa rasa malu ditarik biaya Rp 1.000.000. Menurut saya Lepot kelebihan biaya Rp 460.000 Kalau saja pologoro itu bertingkat-tingkat seperti gedung, tetap saja tidak ketemu rumus perhitungannya. Mari perhatikan, pologoro 2% = Rp 240.000, kalau pologoro dua tingkat adalah Rp 240.000 x 2 = Rp 480.000. Jelas ini penipuan, siapa yang mau peduli sama Lepot? Padahal Lepot tinggal di tengah-tengah Kyai dan Sarjana-sarjana yang hebat.
Mari kita perhatikan lagi, ada seseorang yang bernama H. Chiryudin mempunyai sebidang tanah seluas 30 ubin dan 40 ubin yang 30 ubin dikenai biaya Rp 480.000 yang 40 ubin Rp 540.000 (30 ubin x Rp 300.000 = Rp 9.000.000 x 2% = Rp 180.000 + biaya ajudikasi Rp 300.000 = Rp 480.000; 40 ubin x Rp 300.000 = Rp 12.000.000 x 2% = Rp 240.000 + biaya ajudikasi Rp 300.000 = Rp 540.000). H Chiryudin dengan luas tanah 70 ubin dengan dua sertifikat di tarik biaya Rp 1.020.000. Menurut perhitungan saya, H. Chiryudin di hitung dengan cara benar. Pertanyaannya adalah, kenapa seorang Lepot yang secara sosial harusnya dilindungi dan dibantu tapi faktanya malah di tindas dan ditipu! Padahal orang yang diperlakukan seperti Lepot ada banyak sekali, kebetulan saya melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah.
Kalau boleh saya ungkapkan apa yang ada di lubuk hari mereka yang paling dalam, mereka bertanya dimanakah gerangan BPD? Dimanakah orang-orang alim dan terdidik yang seharusnya menjadi tempat berlindung? Maka Maha Benarlah Firman Allah” karena sesungguhnya bukanla mata itu buta, tetapi yang buta adalah hati yang ada di dalam dada ( QS. Al Hajj : 46).
Saudara-saudara, saya percaya bila kita semua bersatu dan bersaudara dalam keimanan yang tulus karena Allah, maka kita akan mudah menemukan seluruh sarana untuk menuju kebenaran, karena sesungguhnya masih ada dan selalu ada peluang untuk berubah ke arah yang benar.
Saya hanya bisa menyerukan kepada seluruh perangkat desa untuk taat kepada Allah dengan kembali menjalankan peraturan, perundang-undangan dan tata pemerintahan yang berazaskan keterbukaan dan keadilan.
Jika seruan dan cara yang saya tempuh ini dianggap berpolitik, maka inilah politik saya. Silahkan memberi nama apa saja, sebab nama tidak penting bagi saya, selama muatan dan tujuannya benar.
Cukup sekian untuk hari, besok kita sambung lagi, dengan tema BPD super jempol
Saya ucapkan “SELAMAT” bagi yang mau menangis atau tertawa.

Dlangu,, 2 Maret 2010

{ Fathur Huda Al Arsy }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s