PEMUDA HARAPAN-KAULAH IDAMAN !


PEMUDA HARAPAN-KAULAH IDAMAN !

Segala puji bagi Alloh Tuhan Seluruh Alam.

Sholawat dan salam semoga tercurahkan atas Nabi dan Rasul Mulia SAW, orang-orang yang berjalan di atas Sunahnya dan orang – orang yang berdakwah dengan dakwahnya, hingga hari kiamat.

Adalah kebahagiaan bagi saya dapat mempersembahkan kajian pologoro dan ajudikasi ini kepada para warga, khususnya pada pemuda, dengan harapan semoga mereka dapat mengambil manfaat dari sajian ini sebagai sarana untuk membekali diri menjadi pemimpin masa depan yang penuh harapan. Sebagai contoh ada baiknya saya nukilkan sedikit kitab “Tarbiyatul Aulad Fil Islam” karangan Abdullah Nashih Ulwan, tentang sikap seorang pemuda yang penuh harapan.

“Pada masa pemerintahan Hisyam bin Abdul MAlik, terjadi kekeringan,maka berdatanganlah penduduk berbagai suku. Diantara mereka terdapat Dirwas bin Habib, usianya 14 tahun. Dia pun bertahan diri dan membuat Hisyam ketakutan. Berkatalah Hisyam kepada penjaganya:”Siapa pun dibiarkan menghadap kepadaku, bahkan hingga anak-anak?” Dirwas menyadari bahwa dirinya yang dimaksud, maka ia berkata :”Ya amirul mu`minin! Sungguh kunjunganku tidak bermaksud merendahkan Baginda sedikit pun tapi untuk memberikan kehormatan bagiku. Dan orang-orang ini datang untuk suatu keperluan yang membuat mereka bertahan karenanya. Ucapan adalah pengungkapan dan diam adalah penyembunyian. Ucapan tidak dapat dikenal kecuali dengan diungkapkan.

Merasa kagum dengan ucapannya, lalu berkatalah Hisyam “Bagus, ungkapkanlah!” kata Dirwas :”Ya amirul mu`minin!kami telah ditimpa packelik, sedang di tangan Baginda ada kelebihan harta kekayaan. Jika itu milik Allah bagikanlah kepada hamba-hamba Allah yang berhak. Tetapi jika milik hamba-hamba Allah, maka kenapa Baginda tahan! Dan jika milik Baginda maka sedekahkanlah kepada mereka. Karena sesungguhnya Allah memberikan pahala kepada orang-orang yang bersedekah dan tidak melalaikan balasan orang-orang yang berbuat baik.

Ketahuilah, amirul mu`minin! Kedudukan pemimpin dari rakyat ibarat ruh pada jasad, tidak ada kehidupan bagi jazad kecuali dengannya.,” kata Hisyam” anak ini tidak memberiku sedikitpun alasan untuk membantahnya.” Kemudian ia perintahkan untuk membagikan kepada mereka 100.000 dirham dan kepada Dirwas 100.000 dirham. Maka Dirwas berkata :” Ya amirul mu`minin! Berikanlah sejumlah uang ini kembali kepada masyarakat, karena aku tidak mau jika pemberian yang telah diperintahkan amirul mu`minin tadi tidak dapat mencukupi hajat mereka,” Hisyam bertanya :” Mengapa kamu tidak menyebutkan hajat pribadimu? Jawabnya :”Aku tidak punya hajat selain hajat semua kaum muslimin”

Mari kita perhatikan rasa percaya diri anak muda ini pada dirinya dan keberaniannya dalam kebenaran.

Dan saat ini dapat kita saksikan sendiri kerusakan demi kerusakan menggerogoti sendi-sendi kehidupan desa kita. Kita bisa saksikan bila para tokoh karbitan naik, yang terjadi Cuma dagelan-dagelan, dagelan RAPBDES, dagelan ajudikasi dan pologorohnya. Memalukan!

Ketiak BPD yang duduk sebagai wakil masyarakat tidak aspiratif dan amanah, alias buta tuli, saya menarik nafas dalam-dalam, dan muncul satu pertanyaan besar, mau dijadikan apa desaku tercinta?

Sistem pemerintahan selalu dikianati yang imbasnya tidak memberikan harapan untuk maju dan hidup yang lebih baik bagi warganya.

Para tokoh-tokohnya (ulama, sarjana, guru-guru dan para mantan pejabat) sejauh ini belum bisa membangun pola pikir masyarakat untuk menghasilkan pemimpin terbaik (amanah) alih-alih yang ada justru menghasilkan pemimpin “GADUNGAN”

Masyarakat di biarkan tawar menawar dengan para calo jabatan tanpa ada yang memberi pencerahan, maka yang terjadi adalah pemimpin kita selalu lahir dari puing-puing kebodohan, yang gila hormat, suka pamer kekuasaan dan harta kepada masyarakat miskin. Oh…desaku…kau surga bagi pemimpin yang korup dan neraka bagi masyarakat yang lemah. Sampai kapankah ini akan terus terjadi? Atau tidak akan pernah ada perbaikan selama suara kita masih bisa dibeli dengan amplop murahan?

Akhirnya saya hanya dapat menyerukan kepada para “BPD Super” untuk insaf ingatlah : Rasululloh SAW bersabda : “Setiap keturunan Adam itu pembuat kesalahan, dan sebaik-baik pembuat kesalahan adalah orang-orang yang bertaubat” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ad Darami)

Semoga Allah SWT, memberikan kemudahan kepada kita semua dalam menggapai kebajikan buat desa kita tercinta.

Segala puji bagi Allah Tuhan Seluruh Alam

Wassalam,

Dlangu, 17 Maret 2010

-FATHUR HUDA-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s