MEMBANGUN VISI DAN MISI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RADIO REPUBLIK INDONESIA

1.  Dasar Pemikiran

Perkembangan teknologi Informasi dewasa ini cukup pesan dengan munculnya revolusi teknologi Informasi baik media Cetak, Audio, maupun Audio Visual. Perkembangannya membawa dampak lebih luas tentang transformasi informasi baik Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Pendidikan, Pariwisata, dan Segala macam yang membutuhkan teknologi ini sebagai Media.

Perkembangannya saat ini membawa RRI menghadapi sebuah tantangan berat dalam menjaga eksistensinya sebagai media informasi dan Propaganda dimana jasa-jasa (Radio Republik Indonesia) RRI dalam perjuangan menuju Kemerdekaan Republik Indonesia cukuplah besar perannya. Bahkan setelah kemerdekaanpun RRI mampu menjadikan RRI sebagai agen Propaganda, Pembangunan, dan Perubahan, baik Demokratisasi maupun pemberdayaan Masyarakat.

Radio Republik Indonesia (RRI) yang merupakan radio yang lahir dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat memiliki peran dominan dan memiliki sejarah penting di dalam Perjuangan Menuju Kemerdekaan, Nasional Karakter Building, Propaganda Pembangunan, Dan Melakukan Reformasi. Sampai saat ini telah menghadapi banyak tantangan berat. RRI sebagai radio yang menjadikan milik Negara dan merupakan sebuah perusahaan yang bergerak untuk melakukan informasi dan penyiaran yang harus memenuhi kepentingan yang begitu banyak, baik dari sisi Pemerintah, Rakyat , maupun menghadapi Arus Globalisasi.

RRI menghadapi tantangan perkembangan kemajuan dan pertumbuhan teknologi yang begitu pesat. Namun kebutuhan radio meski tidak seperti di jaman kejayaannya tetap menjadi sebuah kebutuhan bagi lapisan masyarakat tertentu, adapun besar tidaknya peran itu tidak begitu penting untuk sipersoalkan namun sejarah keberadaan radio sebagai media penerangan cukuplah efektif dalam menyampaikan pesan social, politik, budaya, pertahanan dan keamanan bangsa. Radio pernah menjadi sebuah alat propaganda andalan yang mampu memberikan nuansa dan eksistensi keberadaan sebuah Negara. Di jaman Revolusi Fisik pernah ada peran yang cukup besar dalam pemberitaan keberadaan Republik Indonesia, meski Presiden Sukarno dan Bung Hatta di Asingkan oleh pemerintah Belanda.

Pada Jaman Revolusi terpimpin radio telah mampu mengatarkan Pidato-pidato Bung Karno sebagai presiden Republik Indonesia pertama yang dapat didengarkan secara langsung oleh seluruh rakyat Indonesia di Seluruh penjuru Dunia.

Perkembangan berikutnya RRI mampu menjadi alat penyebaran Informasi pembangunan terutama di Pedesaan  pada masa rezim ORDE BARU, dan RRI bersama TVRI menjadi tulang punggung Informasi, Propaganda dan Peyebaran Berita-berita Pemerintah, terlepas dari positif negatifnya RRI memiliki peran yang cukup tinggi pada waktu itu.

Pada masa atau Era Reformasi telah menjadikan RRi memiliki peran yang sedikit menurun karena munculnya media informasi yang lebih mengedepankan visual seperti Televisi Swasta, Internet, dan Parabola, yang memiliki pengaruh besar dalam mengurangi konsumsi masyarakat pada RRI, namun RRI tetap konsisten sebagai lembaga penerangan yang memberikan pencerahan, propaganda, transfer teknologi dan informasi serta pemberdayaan masyarakat dan menjalankan fungsi Demokrasi.

Oleh karena itu pada saat ini dibutuhkan Paradigma Baru RRI yang mampu tetap eksis di dalam masyarakat dengan fungsi dan perannya yang masih tetap dibutuhkan oleh kalangan masyarakat luas.

2. Visi

Menghadapi tantangan Globalisasi saat ini perlu pembangunan kembali Visi Penyiaran Radio Republik Indonesia. Dimana setiap aktifitas harus mrmiliki misi yang jelas dalam penyiarannya. Misi dan visi itu antara lain :

  1. Menciptakan masyarakat yang Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,  Setia pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Mempunyai integritas dan dedikasi tinggi untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara. Ancaman selalu muncul dlam kehidupan bernegara, oleh karena itu maka perlu kiranya usaha-usaha untuk mempertahankan integritas bangsa yang seperti tertuang dalam misi diatas, sehingga keberadaan bangsa Negara tetap utuh dengan melakukan informasi yang merata tentang peran pemerintah dan Negara dalam melindungi segala macam bentuk Keyakinan beragama, Kedaulatan Bangsa dan Negara serta pentingnya Persatuan dan Kestauan bangsa sehingag tercapai masyarakat yang Adil dan Makmur sesuai cita-cita pendiri Republik  Indonesia.
  2. Menciptakan Media Penyiaran yang Mencerdaskan Bangsa, Pemberdayaan dan Membangun Kemandirian Rakyat. Media masa yang sehat terutama Media pemyiaran adalah media masa yang mencerdaskan dan memberikan pendidikan yang mampu menjadikan masyarakat terdidik dan bermoral yang jauh dari kebodohan. Sehingga dengan kecerdasan dan kebodohannya akan menjadikan masyarakat Berdaya dengan sikap berdaulat dan mandiri secara ekonomi.
  3. Menciptakan Media Penyiaran sebagai salah satu media penyerapan Informasi, transfer teknologi, membangun Wawasan Lingkungan yang mampu menghadapi perkembangan Jaman dan mampu menghadapi Globalisasi. Globalisasi memiliik dampak negative yang positif dan negative, mau tidak mau globalisasi harus menjadi bagian kehidupan dunia sesuai tingakat perkembangan saat ini, sehingga diperlukan manusi yang mampu untuk menghadapi persaingan di dalam Globalisasi. Sehingga Penyairan yang tepat dan mampu menyaring arus globalisasi sangat dibutuhkan saat ini.
  4. Mampu menjadikan media penyiaran Radio yang dapat memberikan Informasi Pembangunan sehingga tercipta keseimbangan pembangunan di Desa dan Kota, jawa dan Luar Jawa, Pemuda, anak-anak dan Orang Dewasa, sehingga menjadi Agent of Change dan Agent of Development, sehingga mampu memberdayakan pembangunan terutama Indonesia Timur. Cita-cita pembangunan adalah menciptakan pemerataan pembangunan yang berkesinambungan dan terjadi keseimbangan pembangunan di segala penjuru tanah air. Sehingga terjadi perubahan secara mendasar dari masyarakat yang tertinggal menjadi masyarakat yang maju, modern dan sejahtera.
  5. Menciptakan Generasi Muda yang tanggap terhadap tantangan Jaman, Peduli pada Lingkungan dan memiliki wawasa teknologi. Kemampuan pemuda dalam hal alih teknologi dan menciptakan teknologi yang mampu membangkikan kesadaran untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga Negara kita memilik keunggulan komparatif dan kompetitif dan mampu memliki nilai lebih di mata dunia dalam persaingan global.

Visi tersebut di atas akan menjadikan pilar bagi pelaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga Radio terutama Radio Republik Indonesia mampu tetap dekat di hati masyarakat, meskipun perkembangan teknologi informasi yang makin pesat dan multi dimensi.

3. Misi

Misi Penyiaran yang utama adalah :

  1. Membangun Nasional Caracter Building. Yaitu membangun kesadaran untuk menjadikan masyarakat yang cinta tanah air, bangga sebagai bangsa, dan menjadikan bangsa yang besar beretikat dan berdedikasi sehingga memilik kewibawaan di mata Internasional.
  2. Meningkatkan peran Demokrasi dengan menghilangkan informasi yang asimetris di kalangan masyarakat. Pemberian kesempatan untuk melakukan aspirasi dan berperanan dalam pembangunan dengan memberikan kesadarn demokrasi dan kesadaran berpolitik yang mementingkan kepentingan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  3. Menjadikan RRI sebagai media penyairan yang mampu berdialog dengan masyarakat dengan informasi-informasi yang mudah dicerna oleh semua kalangan.Menjadikan informasi yang mampu untuk dipahami berbagai kalangan dengan menjadikan media penyairan yang memilik kelugasan, dan bermakna kata yang tidak sulit untuk dipahami dan memiliki makna ganda. Sehingga menjadikan media penyiaran sebagai sumber dan kasanah bahasa yangs emakin kaya dan menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang tetap bermartabat dan memiliki etika dan nilai susila yang tinggi.
  4. Mempertahankan peran RRI sebagai media penyiaran dan Propaganda pembangunan yang cepat, tepat dan akurat, sehingga mampu memberikan informasi yang seimbang dan tidak tumpang tindih, menciptakan masyarakat kritis terhadap persoalan tapi tidak profokatif yang dapat menciptakan keresahan karena informasi yang keliru dan tidak tepat kemasan. Menjadikan media penyiaran sebagai lembaga pers yang bias dipertanggung jawabkan dengan informasi yang berdasarkan data dan fakta yang akurat. Sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dalam kaidah Jurnalistik, pers dan penyiaran.
  5. Membangun masyarakat yang gemar mendengarkan informasi untuk belajar dan meningkatkan kualitas hidup dengan berbagai macam acara yang meningkatkan pendidikan, ketrampilan, Ilmu dan Teknologi terapan yang tepat Guna. Penyiaran mampu meberikan bekal pada masyarkat ilmu pengetahuan yang memadahi sebagai badan yang multi guna sebagai media pendidikan public baik ketrampilan teknis, maupun social kemasyarakatan, sehingga menjadikan masyarakat yang mampu bergaul dan bermanfaat b di dalam kehidupan bersama, bekerja dan meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan.
  6. Melakukan Penyiaran yang memihak pada masyarakat dan tidak membiarkan arus globalisasi menjadi sumber dampak negative penyiaran, seperti Pornogafi dan Pornoaksi. Menjadikan media penyiaran sebagai media yang bermoral, bermartabat dan menjunjung tinggi etika dan susila. Mencegah berbagai macam kebudayaan yang tidak sesuai dengat adat istiadat, budaya bangsa yang luhur dan berbudi. Sehingga menjadikan bangsa dan Negara Indoensia menjadi bangsa yang punya harga diri, Etika moral dan dapat hidup berdampingan secara di hargai di mata Internasional.

Misi di atas akan menjadikan media penyiaran sebagai lembaga informasi dan propaganda yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang termaktup di dalam Undang-Undang Dasar 45 sehingga menjadikan masyarakat yang setia pada Pancasila dan tetapa mempertahankan  Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Visi dan Misi di atas saya buat dengan sesadar-sadarnya sebagai bentuk  kepedulian saya dalam rangka cita-cita dan kesadaran meletakan media penyiaran terutama radio Republik Indonesia sesuai peran dan Fungsinya. Visi dan misi yang dibuat belum lah sempurna namun paling tidak mencoba memberikan sebuah gambaran pola pikir sebagai insan penerangan dan penyiaran yang bermoral dalam melakukan propaganda-propaganda pembagunan.

Dumadi Tri Restiyanto, SE, MSi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s