Memprediksi Siapa yang Menang dalam Pilkada Pueworejo


Memprediksi Siapa yang Menang dalam Pilkada Pueworejo

Pilkada Pueworejo 31 Juli sudah dekat namun grengsengnya belum ada, banyak yang mencalonkan namun belum ada yang berani terang-terangan mendaftarkan diri atau mencalonkan diri. Terutama pada sat pencalonan dari calon independen. Ternyata analisis saya sebelumnya adlah benar, dan juga dari para colon yang mencoba dari jalur independen tidak ada yang percaya diri mengumpulkan data fotocopy KTP sampai kurang lebih 32.000 KTP tak mampu untuk mendapatkannya, luar biasa bahwa Syarat calon Independen cukup berat, dan syaratnya cukup sulit untuk diterobos.

Berarti calon dari partai adalah merupakan salah satu yang bisa diharapkan pada tanggal 1- 7 Juni 2010 nanti, dan siapa saja yang layak untuk didukung Parpol. Namun dialektika menjadi terus berjalan dimana parpol membuka pendaftaran, namun parpol tak mampu untuk mendapatkan keyakinan dari sang calon, karena biasanya calon yang berpotensi menang tidak akan mau mendaftarkan melalui partai. O inilah uniknya Purworejo. Karena tidak adapun calon yang mendaftar dari pembukaan pendaftaran yang mampu memberikan apa yang menjadi harapan parpol.

Di satu sisi partpol sudah tidak berbasis maa kuat, semuanya masa mengambang, Cuma parpol memiliki legitimasi untuk memenuhi syaeat pencalonan. 3 partai bersuara besar hanya bisa mencalonkan dari rekomendasi DPP paerai, karena DPP partai tak berani resiko apabila partai mencalonkan  orang yang tidak populis dan memiliki legitimasi kuat.

Partai sudah mulai tidak seperti dulu lagi yang memiliki calon sendiri dan orang akan mendaftar ke paepol agar mendapatkan suara yang besar karena dukungan parpol, namun ternyata teori itu tidak benar. Parpol berharap dari dana yang dikucurkan Calon, namun para calon sudah tidak berani berisiko itu.

Oleh karena itu partai harus mencoba mencari calon yang layak dengan melakukan survey, baik sendiri maupun menggunakan lembaga survey Independen. Karena survey ini banyak memiliki ketepatan vakta, karena metode ini merupakan model prediksi yang cukup akurat, dengan standar kesalahan 5%. Dan Lembaga survey yang bertahanpun saat ini mempertahankan nama baiknya dengan tidak memberikan data manuipulatif karena kepentingan jangka panjang mereka, karena lembaga surveypun pernah seperti parpol jumlahnya bak cendawan di musim hujan.

Lembaga survey akan memberikan data yang sebenar-benarnya dan memberikan rekomendasi baik calon mundur, maju dengan catatan, atau maju dengan gemilang. Lembaga survey ini kelihatan lebih murah daripada tidak terencana, dan bahkan harusnya KPU juga menggunakan lembag survey untuk mengetahui calon siapa yang layak untuk maju dan terima, sehingga member gambaran yang dapat memberikan gambaran masyarakat posisi dukungan public pasca PIlkada.

Saya yakin sudah banyak calon yang survey namun mundur secar teratur akibat hasil survey, dan siap gerangan sekarang calon yang signifikan, adakah yang berani mengumumkan calon yang diprediksi mennag. Itulah akan member gambaran jelas calon yang layak maju bersaing dan menang. Karena pemerintah itu harus memiliki calon yang legitimate, bukan hanya karena trik penjegalan ala penguasa yang hanya ingin mememimpin rakyat tanpa aspirasi rakyat dan dukungan rakyat yang bernafas demokrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s