Pilkada Putaran ke 2 Rencana Sepi. Tidak ada nafas perubahan dan Perbaikan Purworejo


Akibat maraknya money politik pada pilkada Putaran Pertama menjadikan dan mendidik rakyat menjadi apatis dengan Pilkada putaran ke 2. samapi hari ini meski seminggu lagi sudah hari tenang. plus sejauh ini rakyat sudah berpikir iabrat memupuk padi hanya satu kali tak akan berbuah. Ditambah lagi Kalender Musim tidak mendukung untuk money Politik Putaran 1 pertama karena pada putaran ke dua ini musim panen sehingga petani untuk mendapatkan uang Rp. 100.000,00 mudah sedangkan sebelumnya harga kepala cuma Rp 10.000,00
Momen lebaran dan momen-momen pentingpun tak dimanfaatkan dengan baik oleh kedua calon. sedangkan Poster yang pada putaran Pertama gegap gempita sekarang sepi-sepi saj bahkan cenderung tidak ada, dan bahkan masih banyak terpampang calon lama yang tak masuk putaran 2.
Anehnya lagi kalo putaran dua ini sepi seperti pertunujan badut pemilu pilkada, karena pemilih menciut, dan legitimasi pemerintah jadi kecil. rakyat sudah engan dan tidak percaya denagn politik dagang sapi parpol, dan kitapun tak tahu rencana apa yang akan dilakukan rakyat. Fox Poppuly fox dey.
Perjalanan politik unik Pyrworejo dalam Pilkada ini cukup aneh ada sembilan calon, dan tidak adakompromi anatar pimpinan , strategi politiknya adalah Zero sum game bukan win and win solution, sebuah fenomena liberalisasi politik Indonesia. diamna yang ada hanya menang kalah. Apakah akan membuat rakyat lebih sejahtera, rakyat yang akan menilai, karena mereka adalah guru.
rakyat tidak memmperbincangkan pasca putaran ke dua hanya sebagian yag membagi uang ketakutan. dan mereka merasa bahwa meerka yang ditangkap basah merasa tidak dilindungi dari atas, justru mereka adalah korban, sedangkan resiko berat karena sangsi bukan pada calon tapi pada mereka. dulu mereka tidak tahu sekarang tahu.
Para calon sebenarnya hanya bagian orang akay yang berebut tulang sedangkan rakyat yang jadi korban. Rakyat tidak bisa meyakini dampak positif pilihan mereka setelah calon menang, tidak ada manufer dan tawaran yang menunjukkan bahwa merka mampu memimpin purworejo. yang mereka tawarkan aku anak orang kaya yah pilihlah karena kau gak akan korupsi siapa bilang.
Mereka tidak emnawarkan kesejakteraan, peningkatan pendapataan, atau turunya pajak daerah, subsidi dan bantuan pertaniaan misalnya. Peran dalam pendidikan , apa yang akan diberikan untuk pendidikan dan ekmakmuran, kesehatan dan gizi mereka.
rakyat sebenarnya sudah jenuh, dan demokrasi itu tidak penting bagi rakyat tapi kepentingan mereka lebih penting yaitu hidup lebih sejahtera murah pangan dan sandang. meerka ngak perlu konsep dan teori tapi apa yang dirasakan mereka.. hidup makin berat. teknologi pertanian tidak pernah maju dan disubsidi. para calon tidak berpikir itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s